Insiden Monas Bukan Isu Agama

Tragedi Monumen Nasional (Monas) 1 Juni bukanlah isu agama, melainkan tindak kekerasan. National Integration Movement(NIM) menegaskan peristiwa tersebut merupakan penghinaan terhadap kedudukan Pancasila.

Pernyataan tersebut disampaikan NIM saat menggelar jumpa pers pada Sabtu (14/6) di University Center (UC) UGM. Nino Graciano, Ketua Divisi Humas NIM mengatakan, Kejadian 1 Juni di Monas murni tindak kekerasan. Isu agama yang belakangan beredar di masyarakat terkait penyerangan FPI terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) tidak benar.

"Jadi, aksi kekerasan ini bukan merupakan isu agama tapi lebih kepada aksi kekerasan terhadap perempuan, anak-anak dan orang tua. Disini terjadi pelanggaran HAM pada sipil, perempuan dan anak-anak," ujar Nino.

Menurut Nino segala masalah di masyarakat bisa dibicarakan secara baik-baik. "Jangan main hakim sendiri. Semuanya memiliki kenyakinan bahwa berdialog bisa menjembatani kesimpangsiuran informasi. Kami terbuka untuk berdialog," ujar Nino.

Sumber berita: Harian Jogja, Senin, 16 Juni 2008

Berikan komentar

* = harus diisi

:

:

:

:


6 + 9 =