Sejumlah korban kekerasan Monas Jakarta 1 Juni lalu menyatakan, kerusuhan yang terjadi pada peringatan hari lahirnya Pancasila itu telah mencederai dasar negara itu. Bahkan kasus itu telah berkembang menjadi isu agama dan bukannya penghinaan terhadap Pancasila.
"Isu Agama justru dilontarkan sementara kekerasan terhadap Pancasila tidak diusut, bagaimana ini bisa terjadi," papar Nino Graciano, salah satu korban pemukulan dalam insiden Monas dalam testimoninya di University Centre (UC) UGM, Sabtu (14/6).