Kunjungan AKC Joglosemar ke Berbagai Tempat Ibadah

Gereja Katolik St. Ignasius

AKC Joglosemar mengadakan kunjungan ke tempat-tempat ibadah yang berada di Magelang, Jawa Tengah, pada hari Minggu 1 Februari 2009. Acara ini juga diikuti oleh beberapa putra dan putri teman-teman center yang sudah menikah. Kunjungan ini bertujuan untuk membudayakan apresiasi terhadap berbagai kekayaan nilai-nilai universal yang terkandung dalam agama-agama yang bermukim di Indonesia.

Acara dimulai dengan kunjungan ke Masjid Agung Magelang yang bertempat di Jalan Tentara Pelajar atau sisi barat dari alun-alun Kota Magelang pukul 10.00 wib. Masjid ini sudah berusia 400 tahun yang awalnya berupa sebuah mushola yang dibangun oleh seorang Kiai dari Jawa Timur, Kiai Muzakir. Mushola ini kemudian direnovasi oleh Bupati ke 3 Magelang Danungningrat pada 1779.

Teman-teman yang beragama Islam setelah menjalankan shalat dalam masjid kemudian mulai menguraikan sejarah masjid dan kekayaan budaya yang terkandung di dalamnya, sharing ini dipimpin oleh rekan Satrio. Setelah itu teman-teman AKC Joglosemar kemudian dipersilahkan untuk masuk ke dalam bangunan masjid oleh pengurus masjid. Kami merasakan haru dan kemudian melakukan duduk diam beberapa saat di sana.

Setelah mengunjungi Masjid Agung teman-teman melanjutkan perjalanan ke Gereja Katholik St. Ignasius Magelang dan dilanjutkan ke Gereja Kristen Protestan Indonesia Bagian Barat. Acara sharing dipandu bergantian oleh rekan Lily dan Kiki. Teman-teman yang beragama Katholik dan Kristen berdoa di dalam gereja, teman yang lain mengapresiasi.

Acara kemudian di lanjutkan dengan kunjungan ke klenteng Hok Liok Bio yang difasilitasi oleh rekan Michael. Klenteng ini dibangun pada tahun 1864 sebgai tempat ibadah bagi umat Tri Dharma (Buddha, Tao dan khong Hu Cu). Kami mulai memahami beberapa ritual yang dilakukan di klenteng, sungguh bervariasi.

Setelah itu teman-teman AKC Joglosemar mengunjungi Pura Wira Buana di kawasan Akmil Magelang. Pura ini diresmikan tahun 1973 oleh Mayjen Sarwo Edi Wibowo, Jenderal RPKAd saat itu. Kebetulan saat masuk ke Pura, kami dipandu oleh pemangku pura tersebut.

Acara ini sungguh membahagiakan, bagaimana kita dapat mengapresiasi kekayaan nilai-nilai universal yang terkandung dalam setiap agama. Bagi teman-teman adalah hal yang menyenangkan untuk belajar tentang agama yang lain, berdoa dalam tempat ibadah agama lain. Sebuah pengalaman yang indah. Terima kasih Keberadaan atas kesempatan ini.

Acara ditutup dengan perjalanan wisata ke Keteb untuk mengenal lebih dekat salah satu gunung yang aktif di Jawa Tengah, Gunung Merapi.

Indonesia Jaya !

Berikan komentar

* = harus diisi

:

:

:

:


5 + 4 =