<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"><channel><title><![CDATA[Anand Krishna Centre Joglosemar]]></title><description><![CDATA[Artikel | Berita]]></description><link>http://www.akcjoglosemar.org/</link><copyright><![CDATA[Copyright Anand Krishna Centre Joglosemar]]></copyright><generator>sNews CMS</generator><item><title><![CDATA[FREEDOM from FEAR]]></title><description><![CDATA[   <img src="http://www.akcjoglosemar.org/photo/dsc05102iv6.jpg" border="0">   
 <p> Bapak Anand Krishna akan memberikan wejangannya dalam seminar "FREEDOM from FEAR" dalam rangkaian SEMARANG BOOK FAIR 2009: TERAKBAR.... </p> 
 <p> Selama ini rasa takut kita terima sebagai sesuatu yang mutlak, tak terhindarkan. </p> 
 <p> Psikologi modern bahkan menegaskan rasa takut sebagai sumber energi untuk fight or flight, melawan atau melarikan diri. </p> 
 <p> Ketika kita menghadapi bahaya, rasa takut secara spontan mendorong kita untuk melawan atau melarikan diri. </p> 
 <p> Acara tersebut aka diselenggarakan pada, </p> 
 <p> Hari/Tanggal: <br> 
 <b> Minggu, 9 Agustus 2009 </b>  </p> 
 <p> Waktu: <br>  
 <b> Pukul 11.00 s.d. 13.00 </b>  </p> 
 <p> Tempat:  <br> 
 <b> Gedung Wanita Semarang <br> 
Jl. Sriwijaya  <br> 
Semarang </b>  </p> 
 <p> Biaya GRATIS!!! </p> ]]></description><pubDate>Wed, 05 Aug 2009 10:53:00 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/freedom-from-fear/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/freedom-from-fear/</guid></item><item><title><![CDATA[Book Discussion &quot;FEAR MANAGEMENT&quot;]]></title><description><![CDATA[   <img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs132.snc1/5660_97341068740_624708740_2129070_5986996_n.jpg" width="220">    <p> Selama ini rasa takut kita terima sebagai sesuatu yang mutlak, tak terhindarkan. </p> 
 <p> Psikologi modern bahkan menegaskan rasa takut sebagai sumber energi untuk fight or flight, melawan atau melarikan diri. </p> 
 <p> Ketika kita menghadapi bahaya, rasa takut secara spontan mendorong kita untuk melawan atau melarikan diri. </p> 
 <p> Untuk itu Anand Krishna Book Club Joglosemar mengajak anda untuk mengatasi rasa tekut itu, melalui Diskusi Buku "FEAR MANAGEMENT" karya Bp.Anand Krishna, yang akan diselenggarakan pada: </p> 
 <p> Hari/Tanggal: <br> 
 <b> KAMIS, 16 Juli 2009 </b>  </p> 
 <p> Waktu: <br> 
 <b> 18.00 s.d. selesai </b>  </p> 
 <p> Tempat: <br> 
 <b> Toko Buku Gramedia Pandanaran <br> 
Jl. Pandanaran 122 lt.2 <br> 
Semarang </b>  </p> 
 <p> Pembicara: <br> 
 <b> DRA. HASTANING Sakti, Psi, MKes (Psikolog) <br> 
IR. TRIWIDODO Djokorahardjo, M. Eng </b>  </p> 
 <p> Informasi dan Pendaftaran: <br> 
 <b> Danar (088215059518) <br> 
Pranoto (0856269783) </b>  </p> ]]></description><pubDate>Tue, 14 Jul 2009 10:00:00 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/book-discussion-fear-management/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/book-discussion-fear-management/</guid></item><item><title><![CDATA[Kelas JUNI: &quot;SENI MEMBERDAYA DIRI 1&quot;]]></title><description><![CDATA[   <img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs091.snc1/4652_82480778740_624708740_1917004_5635067_n.jpg" width="300px">    <p style="text-align:center">  <b>  <i> Anand Krishna Centre Joglosemar <br> membuka kelas baru "SENI MEMBERDAYA DIRI 1" </i>  </b>  <br>  <br> Hari  <b> Sabtu, 6 Juni 2009 </b>  <br> 
Pukul  <b> 19.00 WIB </b>  (Tepat), Harap Datang 30 menit sebelumnya.
 <br> Di:  <b> Perum Dayu Permai P-18 Jl. Kaliurang Km.8,5 </b>  Yogyakarta -  <a href="http://www.akcjoglosemar.org/images/denah_akc_dayu.jpg" target="_blank"> lihat denah </a>  <br>  <br> Informasi dan Pendaftaran: <br> 
 <b> LILY (08166772255) </b>  </p> ]]></description><pubDate>Fri, 05 Jun 2009 14:04:00 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/kelas-juni-seni-memberdaya-diri-1/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/kelas-juni-seni-memberdaya-diri-1/</guid></item><item><title><![CDATA[A Spiritual Weekend with Anand Krishna Centre]]></title><description><![CDATA[ <p> Salam Indonesia, </p> 
 <p> Kami ingin menginformasikan bahwa akan diadakan serangkaian kegiatan pada akhir pekan oleh Anand Krishna Centre Joglosemar yang berlangsung pada hari  <strong> Jumat, 29 Mei  - Minggu, 31 Mei 2009 </strong> . </p> 
  
 <p>  <strong> Diskusi Buku Anand Krishna: KEHIDUPAN </strong>  </p> 
   <img src="http://profile.ak.facebook.com/object3/930/41/s89840192126_7320.jpg"/>    <p> Anand Krishna Book Club bekerjasama dengan Toko Buku GRAMEDIA mengadakan diskusi buku karya Bapak Anand Krishna yang berjudul  <strong>  <a href="http://shop.anandkrishnacooperation.org/index.php?main_page=product_info&products_id=114" target="_blank"> &quot;KEHIDUPAN: Panduan untuk Meniti Jalan ke dalam Diri&quot; </a>  </strong> . </p> 
 <p> Dengan bekal yang tak pernah basi - yaitu CINTA KASIH - pengembaraan itu tak akan pernah membosankan, dan kepenuhan hidupnya menjadi hadiah cuma-cuma bagi kebahagiaan sesama yang sering terjebak oleh KERESAHAN dan KEKHAWATIRAN yang bersumber pada hal-hal yang serba semu. </p> 
 <p> Sebagai narasumber Bapak WARDOYO (Direktur MSD) dan Bapak Tunggul Setiawan (Staff Pengajar MSD) </p> 
 <p> Acara ini  <strong> gratis </strong>  dan terbuka untuk umum yang akan dilaksanakan pada </p>  <p style="text-align: center"> Hari  <strong> Jumat, 29 Mei 2009 pukul 18.00 - 20.00 wib </strong>    bertempat di  <strong> Toko Buku GRAMEDIA Lt. 4  Jl. Jend.Sudirman (Depan Bank BTN) Yogyakarta. </strong>  </p> 
      
 <p>  <strong> Open House SENI MEMBERDAYA DIRI </strong>   
  MERAIH KEBAHAGIAAN SEJATI dengan MEMBERDAYA DIRI ala Bp. ANAND KRISHNA   </p> 
   <img src="http://profile.ak.facebook.com/object3/415/68/s84568807851_924.jpg"/>    <p> Kita sering mencari kebahagiaan jauh dari dalam diri, padahal kebahagiaan sejati setiap orang ada di dalam dirinya sendiri, yang merupakan jati diri manusia sebenarnya. Hanya, kita lupa karena jiwa kita tertutup berbagai &quot;sampah&quot; dan membuat kita kehilangan kesadaran. </p> 
 <p> Untuk membersihkannya, Anand Krishna Center JOGLOSEMAR (Jogja-Solo-Semarang) mengundang Anda untuk mencicipi INDAHNYA meditasi dan keceriaan ala Bapak Anand Krishna pada acara OPEN HOUSE yang diadakan secara GRATIS. </p> 
 <p> Kebaikan, kebahagiaan, dan kesehatan akan muncul dengan sendirinya secara alami, tanpa adanya rekayasa, dibuat-buat atau ditakut-takuti. </p> 
 <p> Acara ini  <strong> GRATIS </strong>  dan akan berlangsung pada: </p> 
 <p style="text-align: center"> 
Hari  <strong> Sabtu, 30 Mei 2009 pukul 18.30 s.d 20.30 WIB </strong>   
di  <strong> Anand Krishna Center Yogyakarta </strong>    
Perum Dayu Permai P18 Yogyakarta -  <a href="http://akcjoglosemar/images/denah_akc_dayu.jpg" target="_blank"> lihat denah </a>  </p> 
 <p> Mohon hadir setengah jam sebelum acara dimulai. </p> 
      
 <p>  <strong> Temu Hati bersama Bapak Anand Krishna </strong>  </p> 
   <img src="http://akcjoglosemar.org/photo/anandk.JPG" width="120"/>    <p> Meditasi tidak hanya duduk diam tetapi harus dipraktekkan dalam hidup sehari-hari. Meditasi akan mewarnai hidup Anda dengan keceriaan, kebahagiaan, kedamaian dan ketenangan. </p> 
 <p style="text-align: center"> 
 <strong> BE JOYFUL AND SHARE YOUR JOY WITH OTHERS.... </strong>   
 <strong> JADILAH CERIA DAN BERBAGILAH KECERIAANMU DENGAN ORANG LAIN... </strong>  </p> 
 <p> Acara ini akan berlangsung pada: </p> 
 <p style="text-align: center"> 
Hari  <strong> Minggu, 31 Mei 2009 pukul 18.00 WIB </strong>   
di  <strong> Anand Krishna Center Yogyakarta </strong>    
Perum Dayu Permai P18 Yogyakarta -  <a href="http://akcjoglosemar/images/denah_akc_dayu.jpg" target="_blank"> lihat denah </a>  </p> 
 <p> 
Love offering untuk temu hati ini:   <strong> Umum Rp. 70.000,- </strong> 
   <strong> Mahasiswa Rp. 50.000,- </strong>  </p> 
  
 <p> Untuk informasi dan pendaftaran ketiga acara di atas silakan hubungi:  
Tunggul - 0816 427 5432  
Debby - 0852 2800 5288 atau 0274 320 1880 </p> 

Terima kasih]]></description><pubDate>Tue, 26 May 2009 20:16:07 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/a-spiritual-weekend-with-anand-krishna-centre/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/a-spiritual-weekend-with-anand-krishna-centre/</guid></item><item><title><![CDATA[Kunjungan AKC Joglosemar ke Berbagai Tempat Ibadah]]></title><description><![CDATA[   <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/lFfDwYl5A7-N-yfsHlUz7g?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh6.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SY2HAhFqFFI/AAAAAAAAA74/tZ3_U3quZYc/s288/n1569846492_30150284_6672.jpg" alt="Gereja Katolik St. Ignasius"/>  </a>    <p> AKC Joglosemar mengadakan kunjungan ke tempat-tempat ibadah yang berada di Magelang, Jawa Tengah, pada hari Minggu 1 Februari 2009. Acara ini juga diikuti oleh beberapa putra dan putri teman-teman center yang sudah menikah.  Kunjungan ini bertujuan untuk membudayakan apresiasi terhadap berbagai kekayaan nilai-nilai universal yang terkandung dalam agama-agama yang bermukim di Indonesia. </p> 
 <p> Acara dimulai dengan kunjungan ke Masjid Agung Magelang yang bertempat di Jalan Tentara Pelajar atau sisi barat dari alun-alun Kota Magelang pukul 10.00 wib. Masjid ini  sudah berusia 400 tahun yang awalnya berupa sebuah mushola yang dibangun oleh seorang Kiai dari Jawa Timur, Kiai Muzakir. Mushola ini kemudian direnovasi oleh Bupati ke 3 Magelang Danungningrat pada 1779. </p> 
   <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/Zx5GIm37OtyQtuJxLiqJ5w?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh6.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SY5y-5NMuXI/AAAAAAAAA9A/U7JRFUEsja8/s288/n1569846492_30150293_8992.jpg" />  </a>    <p> Teman-teman yang beragama Islam setelah menjalankan shalat dalam masjid kemudian mulai menguraikan sejarah masjid dan kekayaan budaya yang terkandung di dalamnya, sharing ini dipimpin oleh rekan Satrio. Setelah itu teman-teman AKC Joglosemar kemudian dipersilahkan untuk masuk ke dalam bangunan masjid oleh pengurus masjid. Kami merasakan haru dan kemudian melakukan duduk diam beberapa saat di sana. </p> 
 <p> Setelah mengunjungi Masjid Agung teman-teman melanjutkan perjalanan ke Gereja Katholik St. Ignasius Magelang dan dilanjutkan ke Gereja Kristen Protestan Indonesia Bagian Barat. Acara sharing dipandu bergantian oleh rekan Lily dan Kiki. Teman-teman yang beragama Katholik dan Kristen berdoa di dalam gereja, teman yang lain mengapresiasi. </p> 
 <p> Acara kemudian di lanjutkan dengan kunjungan ke klenteng Hok Liok Bio yang difasilitasi oleh rekan Michael. Klenteng ini dibangun pada tahun 1864 sebgai tempat ibadah bagi umat Tri Dharma (Buddha, Tao dan khong Hu Cu). Kami mulai memahami beberapa ritual yang dilakukan di klenteng, sungguh bervariasi. </p> 
 <p> Setelah itu teman-teman AKC Joglosemar mengunjungi Pura Wira Buana di kawasan Akmil Magelang. Pura ini diresmikan tahun 1973 oleh Mayjen Sarwo Edi Wibowo, Jenderal RPKAd saat itu. Kebetulan saat masuk ke Pura, kami dipandu oleh pemangku pura tersebut. </p> 
   <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/FrzpnGdjuhZSFO3aeBaaJw?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh3.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SY5y-tZas4I/AAAAAAAAA84/pRJm07GB06Q/s288/n1569846492_30150291_8471.jpg" />  </a>   
 <p> Acara ini sungguh membahagiakan, bagaimana kita dapat mengapresiasi kekayaan nilai-nilai universal yang terkandung dalam setiap agama. Bagi teman-teman adalah hal yang menyenangkan untuk belajar tentang agama yang lain, berdoa dalam tempat ibadah agama lain. Sebuah pengalaman yang indah. Terima kasih Keberadaan atas kesempatan ini. </p> 
 <p> Acara ditutup dengan perjalanan wisata ke Keteb untuk mengenal lebih dekat salah satu gunung yang aktif di Jawa Tengah, Gunung Merapi. </p> 
Indonesia Jaya !]]></description><pubDate>Sat, 07 Feb 2009 19:27:19 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/kunjungan-akc-joglosemar-ke-berbagai-tempat-ibadah/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/kunjungan-akc-joglosemar-ke-berbagai-tempat-ibadah/</guid></item><item><title><![CDATA[Peresmian Patung Buddha oleh Dalai Lama]]></title><description><![CDATA[ <p style="text-align: center">  <strong> Yang Mulia Dalai Lama ke-14 Meresmikan Patung Buddha yang Dipersembahkan oleh Anand Krishna di Sarnath-India </strong>  </p> 
   <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/izb4RBSZZpenEx0A8C-6SQ?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh4.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SWg2ZVxeYSI/AAAAAAAAA4U/d-gTCBtRoxk/s400/holding_hands.png" alt="Anand Krishna - Dalai Lama"/>  </a>    <strong> Dalai Lama ke-14: &quot;Indonesia dan Tibet mempunyai hubungan spiritual yang dekat.&quot; </strong>     
 <p>  <strong> Jumat, 9 Januari 2009, pukul 08.45 waktu Sarnath (10.15 WIB) </strong>  </p> 
 <p> Kabut pagi masih mengambang di permukaan tanah saat  <a href="http://www.dalailama.com/" target="_blank"> Yang Mulia Tenzin Gyatso, Dalai Lama ke-14 </a> , memberkati Patung Buddha setinggi 2.5  meter yang dipersembahkan oleh  Anand  Krishna, tokoh spiritualis dari Indonesia. </p> 
 <p> Peresmian patung Buddha tersebut dilakukan  di Central Institue of Higher Tibetan Studies (Deemed University), Sarnath (Uttar Pradesh), India. Berbagai media elektronik  dan cetak India seperti Hindustan Time, K TV, DD News, dan Z News hadir meliput acara ini. </p> 
 <p> Patung Buddha yang terbuat dari batu yang sama untuk membangun Candi Borobudur pada abad ke-9 masehi di Muntilan, Jawa Tengah, Indonesia dipersembahkan kepada Dalai Lama ke-14  untuk memperkuat ikatan spiritual dan budaya antara masyarakat Indonesiadan Tibet, serta mendukung perjuangan tanpa kekerasan Yang Mulia Dalai Lama ke-14 guna melindungi warisan budaya dan sejarah Tibet. </p> 
 <p> &quot;Saya, mewakili rakyat Indonesia, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yang Mulia Dalai Lama ke-14 atas upayanya yang tak kenal lelah guna menemukan solusi damai berlandaskan sikap toleransi dan saling menghormati demi melindungi warisan budaya dan sejarah Tibet. Dengan mempersembahkan patung dari Indonesia ini kepada Yang Mulia, dan kemudian diletakkan di tanah India – saya berharap juga berdoa agar rakyat Tibet, India serta Indonesia bersatu dalam cinta, damai, dan harmoni,&quot; kata Anand Krishna sebelum berangkat ke India beberapa hari yang lalu. </p> 
   <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/QZoF4wGcIdVUvSLW_JWbbQ?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh6.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SWg2ZfZ0CAI/AAAAAAAAA4M/zmCCaq9EJLs/s400/ak_dalailama.png" alt="Anand Krishna - Dalai Lama"/>  </a>   
 <p> Sebelum ke tempat acara peresmian, Yang Mulia Dalai Lama menyampaikan ucapan terima kasih dan  apresiasi yang sangat  tinggi atas persembahan patung Buddha tersebut.  Sesaat setelah upacara peresmian selesai, Yang Mulia Dalai Lama ke-14 berfoto bersama Anand Krishna dan enam orang pengurus Yayasan Anand Ashram Indonesia (berafiliasi dengan United Nations). Dan, tanpa diduga, Yang Mulia Dalai Lama ke-14 memberikan pernyataan: </p>  
 <p> 
&quot;Para wartawan, anda mungkin tidak tahu, ribuan tahun yang lalu, seorang Guru Spiritual Buddhis dari Benggali yang bernama Athisa Divankara menerima pelajaran dari seorang Guru Spiritual yang berasal dari Indonesia. Dalam sejarah Buddha, Athisa Divankara dipandang sebagai penyebar ajaran Buddha yang sangat penting. Sehingga beliau adalah Guru Spiritual yang sangat penting dari Indonesia. Karena itu kami dari Tibet mempunyai hubungan yang dekat secara spiritual dengan Indonesia, meskipun secara geografis berjauhan.&quot; </p> 
 <p> Dalam kesempatan itu, Bapak Anand Krishna juga memberikan pernyataaan, &quot;Dengan Cinta dan Harmoni, kita dapat menyatukan India, Tibet, serta Indonesia. Melalui persatuan ini kita dapat mencapai perdamaian dunia&quot; </p> 
]]></description><pubDate>Sat, 10 Jan 2009 13:09:44 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/peresmian-patung-buddha-oleh-dalai-lama/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/peresmian-patung-buddha-oleh-dalai-lama/</guid></item><item><title><![CDATA[Anand Krishna Persembahkan Patung Buddha Muntilan ke India]]></title><description><![CDATA[ <p> INDONESIA dan Tibet memiliki hubungan spiritualitas dan budaya. Pada tahun 1012 Masehi, Atisha seorang biarawan Budhis dari India berkelana ke kepulauan nusantara. Setelah itu pergi ke Tibet untuk mengajarkan ajaran kuno meditasi Tong-Len yang dipelajarinya dari seorang guru nusantara bernama Dharmakirti Svarnadvipi, sebuah nama yang sangat dekat di hati Yang Mulia Dalai Lama dan masyarakat Tibet. </p> 
 <p> Guna menjalin kembali tali kebudayaan dan spiritualitas itu tokoh spiritual antaragama dari Indonesia Anand Krishna mempersembahkan patung Buddha terbuat dari batu setinggi 2,5 meter kepada Yang Mulia Tenzin Gyatso Dalai Lama ke-14, di Sarnath (Uttar Pradesh) India, belum lama ini. Patung Buddha ini dibuat dari batu yang sama untuk membangun Candi Borobudur pada abad ke-9 Masehi di Muntilan Jawa Tengah. </p> 
 <p> &quot;Saya mewakili rakyat Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yang Mulia Dalai Lama ke-14 yang tak kenal lelah menemukan solusi damai berlandaskan sikap toleransi dan saling menghormati demi melindungi warisan budaya dan sejarah Tibet,&quot; katanya, belum lama ini. </p> 
 <p> Direncanakan setelah diinagurasi langsung oleh Dalai Lama ke-14 patung Buddha tersebut akan diletakkan di Central Institue of Higher Tibetan Studies (Deemed University) Sarnath (Uttar Pradesh) India. Dengan mempersembahkan patung yang kemudian diletakkan di tanah India, Anand Krishna berharap agar rakyat Tibet, India serta Indonesia bersatu dalam cinta, damai dan harmoni. </p> 
 <p> &quot;Persembahan patung ini juga untuk memperkuat ikatan spiritual dan budaya antara masyarakat Indonesia dan Tibet,&quot; ucap pendiri Yayasan Anand Ashram yang bertolak ke India bersama 6 pengurus yayasan berafiliasi dengan United Nations. </p> 
 <p> Ketua Yayasan Anand Ashram Maya Safira Muchtar menambahkan saat ini di Indonesia tidak banyak orang yang tahu hubungan sejarah antara Kerajaan Sriwijaya dengan Tibet. Karena itulah kunjungan Anand Krishna kepada Dalai Lama ke-14 merupakan satu momen penting dan bersejarah guna menjalin kembali tali kebudayaan dan spiritualitas kedua bangsa. </p> 
 <p> &quot;Kedua bangsa ini merupakan bagian dari peradaban Lembah Sungai Indus yang sama. Bersama-sama kita dapat memberikan tanggapan yang bijak serta mewujudkan mimpi bersama yaitu One Earth, One Sky and One Humankind,&quot; kata Maya Safira. </p> 
 <p> 
Sumber:  <a href="http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=188285&actmenu=36" target="_blank"> Kedaulatan Rakyat </a>  </p> ]]></description><pubDate>Sun, 04 Jan 2009 13:20:00 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/artikel/anand-krishna-persembahkan-patung-buddha-muntilan-ke-india/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/artikel/anand-krishna-persembahkan-patung-buddha-muntilan-ke-india/</guid></item><item><title><![CDATA[Persembahan Patung Buddha kepada Dalai Lama]]></title><description><![CDATA[ <p style="text-align: center">  <strong> Aktivis spiritual yang terkenal,  
penulis lebih dari 120 buku,  
pendiri ANAND ASHRAM FOUNDATION Indonesia  
(Berafiliasi dengan United Nations)   </strong>  </p> 
 <p style="text-align: center">  <em>  <strong> Anand Krishna </strong>  </em>  </p> 
 <p style="text-align: center">  <strong> dengan rendah hati  
mempersembahkan sebuah patung Buddha  
kepada Dalai Lama ke-14  
di Sarnath (Uttar Pradesh), India </strong>  </p> 
 <p> Tokoh spiritual antar agama dari Indonesia Anand Krishna bersama dengan enam pengurus  <a href="http://www.anandkrishna.org" target="_blank"> Yayasan Anand Ashram Indonesia </a>  (Berafiliasi dengan United Nations) dijadwalkan tiba di  <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sarnath" target="_blank"> Sarnath </a>  tanggal 5 Januari 2009 untuk mempersembahkan patung Buddha terbuat dari batu setinggi 2.5m kepada  <a href="http://www.dalailama.com/" target="_blank"> Yang Mulia Tenzin Gyatso, Dalai Lama ke-14 </a> .
 <p> Direncanakan setelah diinagurasi langsung oleh Dalai Lama ke-14 patung Buddha tersebut akan diletakkan di Central Institue of Higher Tibetan Studies (Deemed University), Sarnath (Uttar Pradesh), India. Patung Buddha yang merupakan karya seorang seniman dari Bali-Indonesia, dibuat dari batu yang sama untuk membangun  <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur" target="_blank"> Candi Borobudur </a>  pada abad ke 9 masehi di Muntilan, Jawa Tengah, Indonesia. </p> 
 <p> Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram yang berpusat di Jakarta-Indonesia, mengatakan tujuan mempersembahkan patung Buddha ini kepada Dalai Lama ke-14 adalah untuk memperkuat ikatan spiritual dan budaya antara masyarakat Indonesia dan Tibet, serta mendukung perjuangan tanpa kekerasan Yang Mulia Dalai Lama ke-14 guna melindungi warisan budaya dan sejarah Tibet. </p> 
 <p> &quot;Saya, mewakili rakyat Indonesia, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yang Mulia Dalai Lama ke-14 atas upayanya yang tak kenal lelah guna menemukan solusi damai berlandaskan sikap toleransi dan saling menghormati demi melindungi warisan budaya dan sejarah Tibet,&quot; kata Anand Krishna. </p> 
 <p> &quot;Pada tahun 1012 Masehi,  <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Atisha" target="_blank"> Atisha </a> , seorang biarawan Buddhis dari India, berkelana ke Kepulauan Nusantara dan setelah itu pergi ke Tibet untuk mengajarkan ajaran kuno meditasi  <a href="http://www.aumkar.org/ind/?p=26" target="_blank"> Tong-Len </a>  yang beliau pelajari dari seorang guru Nusantara bernama Dharmakirti-Svarnadvipi; sebuah nama yang sangat dekat di hati Yang Mulia Dalai Lama dan masyarakat Tibet. </p> 
 <p> &quot;Dengan mempersembahkan patung dari Indonesia ini kepada Yang Mulia, dan kemudian diletakkan di tanah India – saya berharap juga berdoa agar rakyat Tibet, India serta Indonesia bersatu dalam cinta, damai, dan harmoni,&quot; lanjut Anand Krishna. </p> 
 <p> Maya Safira Muchtar, ketua Yayasan Anand Ashram, mengatakan saat ini di Indonesia tak banyak orang yang tahu hubungan sejarah antara Kerajaan Sriwijaya dengan Tibet. &quot;Sungguh sangat disayangkan bila saat ini masyakat di Indonesia belum banyak yang tahu ada tokoh sekaliber Atisha maupun Dharmakirti-Svarnadvipi yang telah ikut mewarnai keagungan tradisi spiritual dan kebudayaan Tibet hingga saat ini. Persembahan dengan penuh kerendahan hati ini adalah suatu upaya untuk memperbaiki keadaan ini,&quot; tambah Maya Safira Muchtar. </p> 
 <p> Karena itulah, menurut Maya Safira Muchtar, kunjungan Bapak Anand Krishna kepada Dalai Lama ke-14 ini merupakan satu momen penting dan bersejarah guna menjalin kembali tali kebudayaan dan spiritualitas antara bangsa Indonesia dengan bangsa Tibet. </p> 
 <p> &quot;Kita, kedua bangsa, ini merupakan bagian dari Peradaban Lembah Sungai Indus yang sama. Bersama-sama kita dapat memberikan tanggapan yang bijak dan penuh kasih bagi masalah-masalah yang ada di dunia ini. Bersama-sama kita dapat mewujudkan mimpi bersama kita yaitu  <em> 'One Earth, One Sky, and One Humankind' </em>  – Satu Bumi, Satu Langit, Satu Umat Manusia,&quot; lanjut Maya Safira Muchtar. </p> 
 <p> Di Indonesia, Anand Krishna selama lebih dari 10 tahun telah menulis – baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggeris – sekitar 120 judul buku yang bertema spiritualitas, kebudayaan, filosofi, kemanusiaan, serta mendapat penghargaan oleh penerbit buku terbesar di Indonesia sebagai penulis buku terlaris. </p> 
 <p> Anand Krishna juga dikenal dalam hal aktivitas sosial dan kemanusiaan, terutama yang berkaitan dengan menggalakkan apresiasi dan pengertian antar umat beragama. Beberapa organisasi telah didirikan oleh berbagai pihak yang bersimpati terhadap perjuangan beliau, seperti National Integration Movement, Anand Krishna Education Foundation, Sufi Lodge, Anand Krishna Global Cooperation, Institute for Holistic Health, California-Bali Friendship Association, Brazil Indonesia Friendship Association, Educators, Forum of Medical Doctors, Psychologists and Educators for Motherland. </p> 
 <p> Saat ini, Anand Krishna sangat aktif menghadiri berbagai pertemuan nasional dan internasional. Beliau telah menjadi bagian dari konferensi-konferensi PBB tentang perubahan iklim dan pemanasan global. Dalam tahun 2008 kemarin saja, beliau telah menghadiri dan berbicara tentang topik tersebut di New York, Bali, dan  <a href="http://www.brazilindonesia.org/" target="_blank"> Belo Horizonte (Brazil) </a> . Institute of South East Asian Studies mengakui beliau sebagai salah satu pembicara yang paling dapat dipercaya untuk berbagai macam topik, termasuk dan tidak terbatas pada spiritualitas, lingkungan hidup, keharmonisan antar umat beragama, perdamaian dunia, dst. Jutaan orang di Indonesia dan manca negara telah memperoleh manfaat dari ceramah-ceramah beliau. Beberapa tokoh dari Indonesia dan internasional menyebutnya sebagai &quot;Sang Mahatma&quot; dari Indonesia. </p> 
 <p>  <em>  <strong> Catatan: </strong>  Untuk informasi lebih lanjut tentang Bapak Anand Krishna dan Yayasan Anand Ashram di Indonesia, maka anda dapat menghubungi Maya Safira (62-818-891122) atau kunjungi situs berikut ini:  <a href="http://www.anandkrishna.org"> www.anandkrishna.org </a>  dan  <a href="http://www.aumkar.org"> www.aumkar.org </a> . </em>  </p> ]]></description><pubDate>Sat, 03 Jan 2009 19:35:32 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/persembahan-patung-buddha-kepada-dalai-lama/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/persembahan-patung-buddha-kepada-dalai-lama/</guid></item><item><title><![CDATA[Kembaran Prasasti Trowulan di Retreat Centre One Earth]]></title><description><![CDATA[   <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/AK8gK9c9UrEKUgwIDYKA8w?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh6.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SVj9LHcxG8I/AAAAAAAAA24/KCet9BrPu_Y/s288/kembaran_parasasti_trowulan_di_oe1.JPG" alt="Prasasti dan Taman Mandala"/>  </a>    <p> Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya dalam  <a href="http://www.akcjoglosemar.org/berita/prasasti-di-trowulan-tekad-dan-komitmen-putra-putri-bangsa/" target="_blank"> berita terdahulu </a>  bahwa prasasti yang bersejarah ini dibuat dua buah, satu telah dipasang di pelataran pendopo Agung Trowulan dan yang satunya akan dipasang di Retreat Centre One Earth One Sky One Human Kind (dimana markas NIM, Graha Indonesia Jaya berada). </p> 
 <p> Kini prasasti tersebut telah berdiri di Taman Mandala di Retreat Centre, Ciawi, Bogor. Prasasti dan Taman Mandala ini merupakan kembaran dari Prasasti dan Taman Mandala di Pendopo Agung Majapahit yang berlokasi di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. </p> 
   <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/amxXVtni-px2h0GxttKZbQ?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh3.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SVj9LnmgcTI/AAAAAAAAA3A/2-ObQhJ5VF4/s144/photo2.JPG" alt="prasasti2"/>  </a> &nbsp; <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/CJ6fLmhAzlag8pS2v0bhWQ?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh4.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SVj9L0MkTtI/AAAAAAAAA3I/nuJh48Ar0z8/s144/photo3.JPG" alt="prasasti3"/>  </a> &nbsp; <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/CM5Qmqjhnrl3oplZ9O3eGA?feat=embedwebsite">  <img src="http://lh6.ggpht.com/_Qv0YDq_3ZzE/SVj9MBopb1I/AAAAAAAAA3Q/fR9Ag-LkjJU/s144/photo4.JPG" alt="prasasti4"/>  </a>    <p> Seperti diketahui, dalam prasasti itu disebutkan tiga tekad persatuan yang diantaranya menjadikan budaya dan cinta kasih sebagai perekatnya, dan menerima kebhinnekaan karena sadar akan keikaan dibaliknya dan menyadari segemilang apapun masa lalu, masa depan lebih cemerlang. </p> 
 <p> Indonesia Jaya!! </p> 

]]></description><pubDate>Tue, 30 Dec 2008 00:07:59 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/berita/kembaran-prasasti-trowulan-di-retreat-centre-one-earth/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/berita/kembaran-prasasti-trowulan-di-retreat-centre-one-earth/</guid></item><item><title><![CDATA[Hilangnya Air Bersih]]></title><description><![CDATA[ <p> Persoalan lingkungan selalu ada, baik dalam skala global dengan gejala pemanasan global, maupun dalam skala yang lebih kecil, termasuk di Kota Solo. Terkait itu, Yayasan Marsudirini, Surakarta menghadirkan Anand Krishna dalam seminar Lingkungan Hidup di Bale Tawangarum, Sabtu (13/12). Berikut pemikiran  <strong> Anand Krishna </strong>  yang dirangkum oleh reporter Harian Joglosemar,  <strong> Suhamdani </strong> . </p> 
 <p> 
 <em>  <strong> Bagaimana Anda melihat kondisi lingkungan belakangan ini? </strong>  </em>   
Saya melihat ada sesuatu yang tidak beres dalam negeri kita ini. Negara kita ibaratnya sedang bersedih. Dua minggu yang lalu saya baru saja dari Brazil, membahas mengenai  <em>  <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Global_warming" target="_blank"> global warming </a>  </em> . Persoalan lingkungan dewasa ini dan ke depan lebih mengarah pada masalah air bersih. </p> 
 <p>  <em>  <strong> Bagaimana sebenarnya kondisi air bersih secara umum? </strong>  </em>   
Tahun 2050 kelak, diprediksikan semua negara di dunia akan kehilangan air bersih. Masalah lainnya yang mengancam adalah kondisi pangan kita. 10 tahun ke depan pangan kita akan menyusut cukup drastis, dan kita akan mengalami kekurangan pangan. Di tahun 2050 perkiraan jumlah penduduk akan menjadi sekitar 16 miliar. Kini dengan jumlah penduduk hanya enam miliar kita sudah kekurangan pangan. Maka tak ada cara lain selain kita menekan jumlah penduduk itu sendiri. Di seluruh dunia, hanya dua negara yang kaya, yaitu Brazil dan Indonesia. Namun kita tidak mampu mengelola potensi yang ada di diri kita. </p> 
 <p> 
 <em>  <strong> Bagaimana penjelasannya? </strong>  </em>   
Contohnya, dalam hal aneka jenis pohon dan sumber alam, Indonesia merupakan negara yang terkaya. Sayangnya, kekayaan itu bukannya diberdayakan, tapi justru dijadikan rebutan. Karena itu, saya harapkan supaya air jangan sampai dijadikan komditas. Seperti air mineral ini, kenapa harus dijadikan komoditas, apalagi dibuat oleh perusahaan dari luar negeri, Ini sebenarnya tidak boleh terjadi.
 </p> 
 <p>  <em>  <strong> Sudah sedemikian parahkah kondisi air bersih di Indonesia? </strong>  </em>   
Kita bisa lihat, lebar pulau ini ideal untuk menciptakan air bersih. Air laut dari beberapa arah menjalani filterisasi secara alamiah, sehinggga sumber-sumber air menjadi bersih airnya. </p> 
 <p>  <em>  <strong> Jika diurai, bagaimana proses kerusakan lingkungan dan ancaman kerusakan air bersih? </strong>  </em>   
Kerusakan lingkungan sifatnya jangka panjang. 40 tahun kita menebang pohon di Kalimantan baru terasa sekarang. Karena itu, langakah riil harus kita lakukan sejak awal. Aksi menanam pohon harus dimulai dari sekarang. </p> 
 <p>  <em>  <strong> Dalam persoalan lingkungan, bagaimana air dapat digunakan untuk kepentingan yang lebih besar bagi manusia? </strong>  </em>   
Saya punya satu contoh. Belum lama saya baru dari New York dalam acara pembahasan mengenai lingkungan hidup. Di sana, gedung setinggi 70 lantai tidak menggunakan pendingin AC ( <em> Air Conditioner </em> ). AC di sana dibikin alami, dengan memanfaatkan sirkulasi tampungan air hujan. Jadi temboknya dibikin  <em> double </em> , dan di antara keduanya dibuatkan ruang sebagai resapan air. Jika hujan turun, air akan meresap ke bawah, lalu air disirkulasikan ke atas. </p> 

 <p> 
Sumber: Harian Joglosemar
 </p> 
]]></description><pubDate>Wed, 17 Dec 2008 20:30:40 +0000</pubDate><link>http://www.akcjoglosemar.org/artikel/hilangnya-air-bersih/</link><guid>http://www.akcjoglosemar.org/artikel/hilangnya-air-bersih/</guid></item></channel></rss>