PPSTK 21 Nopember 2010: “Baca Buku, Nambah Ilmu, Disayang Bapak Ibu“

Posted by on Nov 22, 2010 in PPSTK | 0 comments

Sudah selama 25 hari yang lalu Gunung Merapi meletus (26/10), selama itu pula para pengungsi merapi yang di temui tim PPSTK Anand Ashram/NIM di barak pabrik kertas Blabak, Magelang hari ini (21/11/2010) tinggal di barak pengungsian. Selama 10 hari pertama mereka berada di barak pada radius lebih dekat dari gunung merapi dan sejak dua minggu yang lalu berada di barak yang sekarang. Ketika tim membangun raport sebelum mulai pelayanan terungkap bahwa mereka awalnya tinggal rata-rata pada radius 8 km dari Merapi.

Mereka adalah petani yang pada umunya enggan untuk pindah dari lokasi asalnya maupun berubah profesi ke pekerjaan lain. Hubungan dekat mereka dengan Merapi adalah salah satu yang menyebabkan mereka enggan pindah, ”pasirnya bisa digali bu dan pasti akan keluar airnya untuk bertani”.

Semua kelompok umur, balita/TK , anak SD, SMP, orang dewasa dan usia lanjut mendapatkan pelayanan tadi pagi sampai siang di barak Blabak. Mereka semua sangat antusias mengikutinya. Tim PPSTK yang berjumlah 23 orang tidak hanya dari Magelang juga dari Semarang, Jogja dan Pati, bahu –membahu memberikan pelayanan kesehatan holistik tidak saja dalam medis tetapi di salam mental dan emosional.

dr Djoko bukan hanya memberikan pelayayan berkaitan dengan kesehatan fisik juga penjelasan tentang stress, bagaimana menghadapinya dan mengelolanya.

Mbak Rina, Mbak Debby dan Mbak Atik sangat sibuk di bagian obat.Mbak Gilang dan Mbak Mira dkk menangani terapi ceria, yoga for kid dan mewarnai bagi puluhan anak-anak. Tak hayal, salah satu pintu barak pun jadi arena memajang hasil karya mewarnai. Anak-anak sangat banggga memajang hasil karyanya. Salah satu gambar menarik yang diwarnai anak-anak adalah gambar yang memotifasi anak-anak untuk rajin membaca yang bertuliskan ” Baca buku, nambah Ilmu, di sayang Bapak Ibu”. Semoga anak-anak selalu ingat pesan ini.

Direktur SurveyMETER, Ibu Bondan Sikoki, MA, yang ikut hadir di PPSTI tadi pagi, berkali-kali didepan teman-teman menyatakan rasa salut dan kagumnya akan semangat dan pelayanan yang diberikan. Demikian juga setelah acara saat saya makan bersama dan berbincang di mobil, beliau kembali mengatakan ”salut sekali dengan anak-anak muda yang memberikan pelayanan dengan penuh semangat dan kecerian tanpa pamerih seperti tadi”.

Terima kasih teman-teman atas kebersamaanya. Terima Kasih BAPAK atas semua bimbingannya….

.

Pin It on Pinterest

Share This